Gendis Homestay Bontang

Menu
  • Home
  • Static Page
  • Dropmenu
    • Dropmenu 1
    • Dropmenu 2
    • Dropmenu 3
    • Dropmenu 4
    • Dropmenu 5
  • Dropmenu
    • Dropmenu 1
    • Dropmenu 2
    • Dropmenu 3
    • Dropmenu 4
    • Dropmenu 5
  • Dropmenu
    • Dropmenu 1
    • Dropmenu 2
    • Dropmenu 3
    • Dropmenu 4
    • Dropmenu 5
  • Button
  • Error
  • Surprise Me
Traveler [Ambil Hikmahnya] Kisah Nyata Dosen UIN Mem-booking 8 PSK dalam Satu Kamar

[Ambil Hikmahnya] Kisah Nyata Dosen UIN Mem-booking 8 PSK dalam Satu Kamar

Seorang Dosen UIN SGD Bandung masuk ke tempat pelacuran di daerah Bekasi dan mem-booking 8 PSK sekaligus, lalu diboyong ke satu kamar. Sekuriti berbadan besar oknum TNI menguntitnya. Menyewa 8 orang sekaligus tentu tidak wajar dan mencurigakan. “Dia punya kekuatan s3k5 seperti apa?” Pikirnya. Tahu ada yang menguntit, sang dosen merasa terganggu, terjadilah adu mulut sampai si TNI itu tak berkutik.

Argumen sang dosen kuat, karena toh sudah di-booking adalah hak dia untuk melakukan apa saja dengan 8 perempuan itu dalam kamar. Sang dosen bertanya, “Sebagai apa kamu disini?” “Saya keamanan Pak!” Mendengar jawaban itu, sontak sang dosen marah: “Keamanan apanya ..?? Pekerjaan kamu disini bukan mengamankan tapi membuat mereka menderita. Kamu menjerumuskan dan mencelakakan mereka semua di dunia dan di akhirat. Keamanan apanya?” Sang centeng tak berkutik. Sekuriti itu pun ditantang duel kalau mengganggu acara sang dosen, tapi si oknum ini tidak berani, apalagi saat diancam akan dilaporkan ke atasannya jadi centeng “neraka” seperti itu. Ia pun takut, pergi dan minta maaf. Ke 8 PSK itu merasakan lain, ada hal aneh yang akan dilakukan tamunya ini mem-booking mereka banyakan.

Di dalam kamar, sang dosen meminta seprai dari dua kasur dicabut: “Tolong cabut itu seprai dan tutup badan kalian semua dengan kain itu. Saya tidak mau melihatnya.” 8 PSK itu kemudian dinasehati panjang lebar tentang kelakuan buruknya, tentang uang haramnya, akibatnya pada anak, durhakanya pada orang tua, alasan dustanya soal kebutuhan ekonomi, tentang bahaya penyakit kelamin dll. “Bayangkan kalau anak perempuanmu seperti kamu mau nggak? Kalau anak-anakmu tahu kelakuanmu seperti ini mau gak?” “Kalau ibumu tahu mau gak? Bayangkan perasaan mereka, betapa malu dan sakit hatinya. Inikah balasan pada ibumu yang sudah susah payah melahirkan, membesarkan dan mendidikmu?” dll … dll … (sekitar 2 jam dia bicara, di atas itu intinya saja). Ledakan tangisan 8 PSK itu muncrat semua, semua menyadari dan menyesali, tobat seketika, janji besok semuanya akan keluar.

Esoknya, sang dosen, datang lagi mengecek. Benar, 8 nama itu sudah tidak ada di daftar, sudah keluar. Beberapa hari kemudian, sang dosen mengunjungi ke 8 orang itu ke kampungnya masing-masing, mengontrol dan membina, dan komunikasi terus berjalan setelah beberapa minggu/bulan. 8 perempuan muda yang wajah-wajahnya aduhai itu, kini ada yang buka warung, buka kios, kerja di pabrik dll. Pada salah satu yang jualan gorengan, sang dosen ustadz berkata: “Naah … begituu … ini yang halal dan barokah. Rizki halal tidak susah asalkan dicari.” Mereka merasakan kebahagiaan yang sangat amat telah keluar dari jerat pekerjaaan kotornya.

Dari ke 8 PSK itu, 6 orang bersuami dan direstui oleh suaminya jadi PSK (asalnya daerahnya Subang, Indramayu, Sukabumi). Yang suaminya menerima dan sadar, suaminya juga dibina. Yang suaminya menolak dan marah karena kehilangan income dari istrinya yang cukup besar, sang dosen memberikan instruksi: “Kamu harus bercerai dengan suamimu, wajib, karena ia telah menjerumuskan dan merusakmu. Suami macam apa seperti itu, sekarang pun ia tidak terima kamu telah sadar. Sekarang cari suami yang baik, masih banyak. Insya Allah saya akan bantu.” Yang suaminya tidak terima, semuanya diceraikan. Satu orang yang dari Indramayu, bukan hanya tidak terima malah menteror mantan istrinya dan keluarganya.

Ketika sang dosen dilapori, tidak menunggu, ia langsung berangkat mencarinya sendiri rumah orang itu. Laki-laki itu kembali ke rumah orang tuanya. Sang dosen masuk dan menceramahi laki-laki itu, bukannya berterima kasih dan bersyukur istrinya telah sadar dan kembali ke jalan yang benar.

Laki-laki itu tetap tidak terima dan marah-marah. Ia bersungut-sungut menuduh laki-laki yang tak dikenalnya itu mengganggu kesenangannyalah, merusak rumah tangga oranglah, sok sucilah, dll. Sang dosen membantah: “Siapa yang merusak? Justru kamu yang merusak istri kamu dan kamu memerasnya. Suami macam apa kamu ini?”

Karena nasehat tidak akan masuk pada orang seperti ini, akhirnya sang dosen mengambil jalan akhir. “Sekarang gini aja, kamu ambil golok bawa keluar, ayo kita duel diluar tapi dengan catatan sampai mati dan harus disaksikan masyarakat, RT, RW dan Polisi. Siapa yang benar diantara kita.” Laki-laki itu hanya diam, sang dosen kesal, ia masuk ke dapur dan meminta golok pada keluarganya.

Golok itu diberikan dan dipaksakannya agar laki-laki itu memegangnya dan dipersilahkan untuk menebas bagian mana saja dari tubuh sang sang dosen yang dia mau. Karena dia masih diam, sang dosen menggusur orang itu keluar rumah. Karena suasana ribut, tetangga pada keluar, nonton. Sekalian sang ustadz berteriak-teriak disitu menjelaskan betapa bodoh dan dungunya orang ini, istrinya disadarkan malah tidak terima berarti dia ini hakikatnya setan. Tetangga yang sudah menaruh curiga pada pekerjaan istri laki-laki itu membenarkan ucapan sang dosen. Mereka terus menonton.

Sampai ujungnya, laki-laki itu sadar, menangis, menyesali dan berjanji tidak akan mengganggu mantan istrinya lagi. Orang tuanya pun menyesalkan kebodohan anaknya itu. “Awas, mengganggu lagi mantan istrimu, dengan saya urusannya.”

Ketika kisah ini diceritakan pada saya, saya bilang “luar biasaa …” Ia berucap, “Yaa … menolong itu harus tuntas, jangan setengah-setengah, cuma menyadarkan saja tapi kesananya tidak bertanggung jawab, tidak di urus, ya gak akan bener, dia bisa balik lagi nanti.” Ini kisah nyata, bukan ngarang. Namanya disamarkan untuk menghindari riya. Subhanallaah …

sumber: kaskus/endra91
Hi Joko
Add Comment
Traveler
Rabu, 02 Maret 2016
  • Tweet
  • Share
  • Share
  • Share
  • Share

Tentang Gendis Homestay

Selamat Datang Di Gendis Homestay Bontang - Jangan Khawatir dengan Budget Kecil anda untuk Keperluan Penginapan dan Tempat Tinggal anda selama di Bontang. Silahkan Datang ke Tempat Kami Untuk kemudahan dan kenyamanan anda selama tinggal di Bontang. Untuk Konfirmasi pemesanan silahkan Kontak Kami Di : 082243634433 - 081228801199 Atau Mention Kami Di @GendisID Tarif Lebih Murah untuk Anda Yang mengambil Paket Mingguan atau Bulanan. Harga Gendis Homestay dengan Rumah Type 70 2 Lantai Full AC dan TV, Alat Masak , Mesin Cuci adalah Rp. 500 ribu/ Malam atau PAket Rombongan : Rp.800.000 per malam nya

Related Posts

Lihat versi seluler

Weekly Posts

  • Inilah 7 Video Bokep Lokal Asli Indonesia Yang Menggegerkan Publik
    Inilah 7 Video Bokep Lokal Asli Indonesia Yang Menggegerkan Publik
    Skandal video Bokep panas seorang model yang menggegerkan publik hari ini (3/3) bukanlah yang pertama. Sebelumnya, telah ada video serupa ya...
  • Lelaki Itu Mendekati, Menikahi, Lalu Menafkahi. Bukan Memacari, Menikmati, Lalu Pergi
    Lelaki Itu Mendekati, Menikahi, Lalu Menafkahi. Bukan Memacari, Menikmati, Lalu Pergi
    Lelaki baik untuk wanita itu adalah dia yang mau mendekati karena ingin menikahi dan siap memberinya nafkah. Bukan laki-laki yang hanya menc...
  • Mau Tau Perbedaan rasa Janda dan Perawan?
    Mau Tau Perbedaan rasa Janda dan Perawan?
    Mau Tau Perbedaan rasa Janda dan Perawan? Janda dan perawan menurut saya perbedaannya setipis selaput perawan. Mungkin letak perbedaanya ad...
  • Khusus Buat Lelaki Hebatku, Terima Kasih Untuk Setiap Waktunya.. Mention / Tag Suami-Pacar Kamu Ya Girls!
    Khusus Buat Lelaki Hebatku, Terima Kasih Untuk Setiap Waktunya.. Mention / Tag Suami-Pacar Kamu Ya Girls!
    Tidak terasa sudah enam tahun kita bersama, enam tahun yang kita lalui bukan waktu yang singkat, kita sudah melewati berbagai macam rintang...
  • Direktur COP Sebut Orangutan yang Tewas di Bontang Dibunuh
    Direktur COP Sebut Orangutan yang Tewas di Bontang Dibunuh
    Direktur Pelaksana Centre For Orangutan Protection (COP) Ramadhani menyebut ada unsur kesengajaan dalam kasus pembakaran lahan yang mengakib...
  • Mengenal Tuyul Pencuri, Begini Caranya Agar Tidak Masuk ke Rumah Kita
    Mengenal Tuyul Pencuri, Begini Caranya Agar Tidak Masuk ke Rumah Kita
    Mengenal Tuyul, Tuyul dalam mitologi Nusantara, terutama di Pulau Jawa, adalah makhluk halus berwujud anak kecil atau orang kerdil dengan ke...
  • Video Bokep "Belum Ada Judul (2005) " , Siapa sebenarnya??
    Video Bokep "Belum Ada Judul (2005) " , Siapa sebenarnya??
    Video Bokep "Belum Ada Judul (2005) " , Siapa sebenarnya?? Keren yah judulnya: Belum Ada Judul alias untitled. Entah mungkin karen...
  • Wisma Tamu Gendis Homestay And Guest House
    Wisma Tamu Gendis Homestay And Guest House
    Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit. Maecenas non dui turpis. Nulla ullamcorper dapibus ex nec faucibus. Nunc sed fr...
  • Sewa Penginapan Harian Murah Di Bontang
    Sewa Penginapan Harian Murah Di Bontang
    Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit. Maecenas non dui turpis. Nulla ullamcorper dapibus ex nec faucibus. Nunc sed fri...
  • Hotel Penginapan Murah Bontang
    Hotel Penginapan Murah Bontang
    Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit. Maecenas non dui turpis. Nulla ullamcorper dapibus ex nec faucibus. Nunc sed fr...

Label

Beras Basah Bisnis Bontang Bursa Barang Bontang Derawan Guesthouse Homestay Indonesiana Kesehatan Kuliner Labuan Cermin Penginapan Perumahan Bontang Segajah Traveler Wisata Bontang Wisma Tamu
Copyright © 2014 Gendis Homestay Bontang All Right Reserved
Created by Arlina Design | Published By Indonesian Templates