Gendis Homestay Bontang

Menu
  • Home
  • Static Page
  • Dropmenu
    • Dropmenu 1
    • Dropmenu 2
    • Dropmenu 3
    • Dropmenu 4
    • Dropmenu 5
  • Dropmenu
    • Dropmenu 1
    • Dropmenu 2
    • Dropmenu 3
    • Dropmenu 4
    • Dropmenu 5
  • Dropmenu
    • Dropmenu 1
    • Dropmenu 2
    • Dropmenu 3
    • Dropmenu 4
    • Dropmenu 5
  • Button
  • Error
  • Surprise Me
Traveler Dosa Ibu-ibu pada Tukang Sayur, Nomor 3 Paling Sering Dilakukan

Dosa Ibu-ibu pada Tukang Sayur, Nomor 3 Paling Sering Dilakukan

Dunia para ibu tak bisa dilepaskan dari tukang sayur. Bisa dikatakan, tukang sayur adalah idola dan idaman para ibu. Kehadirannya tiap hari ditunggu dengan harap cemas. Ketidakhadirannya diikuti oleh rasa kecewa, karena stok makanan hari itu terancam. Si ibu terpaksa harus keliling cari tukang sayur lain, atau malah harus pergi ke pasar.

Dosa Ibu-ibu pada Tukang Sayur, Nomor 3 Paling Sering Dilakukan

Sejatinya kehadiran tukang sayur tiap pagi membuat para ibu bisa lebih mudah dan cepat memperoleh bahan menu impian. Tetapi ibu-ibu sering juga bagaikan "musuh dalam selimut" atau "benci tapi rindu" terhadap tukang sayur. Mereka membutuhkan, tetapi di sisi lain mereka ingin menekan tukang yang satu ini.

Tekanan-tekanan itu yang menjadikan para ibu ini melakukan kesalahan/dosa tanpa sengaja. Apa saja "dosa" ibu-ibu pada tukang sayur:

1. Pesan suatu barang tetapi tidak jadi dibeli.

Ketahuilah bunda, modal yang dimiliki tukang sayur itu sudah ada peruntukannya. Dia sudah mempelajari bahan apa saja yang ingin dikulak sesuai kecenderungan konsumen. Jika kita pesan suatu barang tertentu, modalnya akan terpakai untuk kita. Jika kita tak jadi membelinya, tentu menjadi kerugian baginya. Masih bagus jika barang pesanan kita itu ada yang menggantikan. Jika tidak, modal si pedagang akan tertahan di barang tersebut. Ini akan mengurangi kemampuannya kulakan barang di hari berikutnya.

2. Berhutang pada tukang sayur dalam waktu lama, tapi membayar tunai pada toko besar.

Sudah rahasia umum sebagian ibu berhutang pada tukang sayur, bahkan dalam jangka waktu lama. Namun di waktu yang relatif sama, ibu tersebut mampu membeli barang-barang di toko besar/swalayan. Sudah tentu di swalayan ia harus membayar tunai. Bukan masalah jika ibu sedang kesulitan keuangan. Tetapi hendaknya disertai empati untuk menahan keinginan membeli barang-barang lain yang kurang perlu.

Terlalu lama ibu berhutang, membuat tukang sayur menjadi kekurangan modal.

3. Menawar dagangan terlalu murah

Untuk harga sayur, biasanya pedagang tidak akan membandrol barang dengan harga yang terlalu tinggi. Apalagi dengan asas persaingan sempurna, mereka tak mau terlalu banyak selisih harga dengan pedagang lain karena kuatir kehilangan pelanggan. Karena itu kita sebaiknya menjaga adab dalam menawar harga. Berilah tawaran harga yang sewajarnya. Keterpaksaan itu bisa mengurangi keberkahan dalam barang yang akan kita konsumsi.

Lagipula kasihan si pedagang, apalagi tukang sayur keliling, padahal ia sudah berbaik hati mengantarkan dagangannya ke depan rumah kita. Seharusnya kita berterima kasih, keberadaannya kita tak perlu jauh-jauh pergi ke pasar.

4. Mengutil

Seorang tukang sayur bercerita pada saya, di tengah keramaian orang belanja, suka ada ibu-ibu yang mengutil barang. Perilaku itu tidak hanya sekali tapi bisa beberapa kali dilakukannya. Juga tidak hanya satu-dua ibu yang melakukan pengutilan itu.

Tukang sayur tidak mau menegurnya karena kasihan jika ibu tsb menjadi malu di hadapan orang banyak.

5. Selalu ingin dilayani lebih dahulu.

Karena ibu-ibu enggan bersabar, tukang sayur menjadi panik. Kadang hitung-hitungan manualnya kacau alias salah harga. Ini juga berpotensi mengakibatkan kerugian.

6. Berinisiatif mengambil bonus sendiri

Kadang ada ibu-ibu menambahkan suatu barang sebagai bonus/pembulatan harga belanjaannya.

Sebaiknya kita tanya dulu pada tukang sayur apakah ia membolehkan? Akan lebih baik jika ia yang memilihkan/menentukan jenis bonusnya. Sekalipun hanya sebutir tomat kecil yang kita minta, jika harganya sedang tinggi tentu akan memberatkannya.

Demikian hal-hal kecil yang sering dilakukan ibu-ibu terhadap tukang sayur. Semoga kita tak termasuk dalam kategori ibu-ibu yang lalai dalam hal tersebut.

Kedzoliman kecil yang tanpa terasa kita lakukan tiap hari tentunya bisa makin menumpuk menjadi kedzoliman yang besar.

Silakan bagikan agar terbaca oleh ibu-ibu yang lain.
Via : Kabar Salam
Hi Joko
Add Comment
Traveler
Senin, 11 Januari 2016
  • Tweet
  • Share
  • Share
  • Share
  • Share

Tentang Gendis Homestay

Selamat Datang Di Gendis Homestay Bontang - Jangan Khawatir dengan Budget Kecil anda untuk Keperluan Penginapan dan Tempat Tinggal anda selama di Bontang. Silahkan Datang ke Tempat Kami Untuk kemudahan dan kenyamanan anda selama tinggal di Bontang. Untuk Konfirmasi pemesanan silahkan Kontak Kami Di : 082243634433 - 081228801199 Atau Mention Kami Di @GendisID Tarif Lebih Murah untuk Anda Yang mengambil Paket Mingguan atau Bulanan. Harga Gendis Homestay dengan Rumah Type 70 2 Lantai Full AC dan TV, Alat Masak , Mesin Cuci adalah Rp. 500 ribu/ Malam atau PAket Rombongan : Rp.800.000 per malam nya

Related Posts

Weekly Posts

  • Inilah 7 Video Bokep Lokal Asli Indonesia Yang Menggegerkan Publik
    Inilah 7 Video Bokep Lokal Asli Indonesia Yang Menggegerkan Publik
    Skandal video Bokep panas seorang model yang menggegerkan publik hari ini (3/3) bukanlah yang pertama. Sebelumnya, telah ada video serupa ya...
  • Lelaki Itu Mendekati, Menikahi, Lalu Menafkahi. Bukan Memacari, Menikmati, Lalu Pergi
    Lelaki Itu Mendekati, Menikahi, Lalu Menafkahi. Bukan Memacari, Menikmati, Lalu Pergi
    Lelaki baik untuk wanita itu adalah dia yang mau mendekati karena ingin menikahi dan siap memberinya nafkah. Bukan laki-laki yang hanya menc...
  • Mau Tau Perbedaan rasa Janda dan Perawan?
    Mau Tau Perbedaan rasa Janda dan Perawan?
    Mau Tau Perbedaan rasa Janda dan Perawan? Janda dan perawan menurut saya perbedaannya setipis selaput perawan. Mungkin letak perbedaanya ad...
  • Khusus Buat Lelaki Hebatku, Terima Kasih Untuk Setiap Waktunya.. Mention / Tag Suami-Pacar Kamu Ya Girls!
    Khusus Buat Lelaki Hebatku, Terima Kasih Untuk Setiap Waktunya.. Mention / Tag Suami-Pacar Kamu Ya Girls!
    Tidak terasa sudah enam tahun kita bersama, enam tahun yang kita lalui bukan waktu yang singkat, kita sudah melewati berbagai macam rintang...
  • Direktur COP Sebut Orangutan yang Tewas di Bontang Dibunuh
    Direktur COP Sebut Orangutan yang Tewas di Bontang Dibunuh
    Direktur Pelaksana Centre For Orangutan Protection (COP) Ramadhani menyebut ada unsur kesengajaan dalam kasus pembakaran lahan yang mengakib...
  • Mengenal Tuyul Pencuri, Begini Caranya Agar Tidak Masuk ke Rumah Kita
    Mengenal Tuyul Pencuri, Begini Caranya Agar Tidak Masuk ke Rumah Kita
    Mengenal Tuyul, Tuyul dalam mitologi Nusantara, terutama di Pulau Jawa, adalah makhluk halus berwujud anak kecil atau orang kerdil dengan ke...
  • Video Bokep "Belum Ada Judul (2005) " , Siapa sebenarnya??
    Video Bokep "Belum Ada Judul (2005) " , Siapa sebenarnya??
    Video Bokep "Belum Ada Judul (2005) " , Siapa sebenarnya?? Keren yah judulnya: Belum Ada Judul alias untitled. Entah mungkin karen...
  • Wisma Tamu Gendis Homestay And Guest House
    Wisma Tamu Gendis Homestay And Guest House
    Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit. Maecenas non dui turpis. Nulla ullamcorper dapibus ex nec faucibus. Nunc sed fr...
  • Sewa Penginapan Harian Murah Di Bontang
    Sewa Penginapan Harian Murah Di Bontang
    Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit. Maecenas non dui turpis. Nulla ullamcorper dapibus ex nec faucibus. Nunc sed fri...
  • Hotel Penginapan Murah Bontang
    Hotel Penginapan Murah Bontang
    Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit. Maecenas non dui turpis. Nulla ullamcorper dapibus ex nec faucibus. Nunc sed fr...

Label

Beras Basah Bisnis Bontang Bursa Barang Bontang Derawan Guesthouse Homestay Indonesiana Kesehatan Kuliner Labuan Cermin Penginapan Perumahan Bontang Segajah Traveler Wisata Bontang Wisma Tamu
Copyright © 2014 Gendis Homestay Bontang All Right Reserved
Created by Arlina Design | Published By Indonesian Templates